home icon
search icon
menu icon

> Berita > Pelatihan Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Pelatihan Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Dipublikasi Pada

30 Juni 2025

Dipublikasi Oleh

Muhammad Fauzi Ar Rahman Sinulingga SE

Pelatihan Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Thumbnail Pelatihan Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Dalam upaya peningkatkan kemampuan dosen dan mahasiswa, dalam menyusun proposal yang berkualitas dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU) kembali menggelar kegiatan Pelatihan Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.

 

HUMAS FH-USU: Senin (30/06/2025), Dalam upaya peningkatkan kemampuan dosen dan mahasiswa, dalam menyusun proposal yang berkualitas dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU) kembali menggelar kegiatan Pelatihan Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Pelatihan yang dilaksanakan secara hybrid ini menghadirkan narasumber Dr. Harmona Daulay, M.Si dan Dr. Detania Sukarja. SH., LLM. Kegiatan berlangsung dengan dipandu oleh Dosen FH USU, Annisa Hafizhah, S.H.,M.H. 

Dr. Harmona Daulay, M.Si dalam pemaparan materi pelatihannya membagikan kiat - kiat pembuatan proposal pengabdian kepada masyarakat. “Ada beberapa proses penulisan proposal yakni persiapan proposal dengan memastikan judul memenuhi kreteria pengabdian, pelajari panduan dengan mengikuti aturan dan cara penulisan sesuai panduan agar dapat lolos seleksi administrasi dan lanjut ke substansi, cari mitra yang sesuai dengan skema, dan menyaipkan tim pengusul yang multidisiplin sesuai dengan bidang masalah yang diajukan, serta untuk mendukung program MBKM harus melibatkan mahasiswa” ujar Dr. Harmona Daulay. 

Dr. Detania Sukarja. SH., LLM. pada pelatihan penyusunan proposal pelatihan membekali peserta pelatihan tentang bagaimana menyusun proposal penelitian yang actual, antara lain dengan mengangkat isu terkini, penelitian harus selaras dengan agenda pembangunan global (SDGs), mengandung Unsur ESG (Environmental, Social,Governance), berorientasi pada dampak kebijakan (Policy Impact), dan gender consideration, serta menggunakan pendekatan interdisipliner. Peserta pelatihan juga berkesempatan membahas penelitian yang mengusung pendekatan interdisipliner.

Kegiatan pelatihan berlanjut hingga siang hari dengan membahas penyusunan proposal yang berfokus pada kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, serta bagaimana menyusun rencana kegiatan, anggaran, dan evaluasi kegiatan.

 

 

Berita