home icon
search icon
menu icon

Ilmu Hukum

Program Studi Magister (S-2)
Star Achievement Icon Sertifikat Apresiasi USU 100% - Ilmu Hukum S2 Universitas Sumatera Utara

Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) merupakan pendidikan lanjutan bagi mereka yang telah meraih gelar Sarjana Hukum. Dibuka pertama kali pada tahun 1987, program ini merupakan program studi magister tertua di Universitas Sumatera Utara. Dengan fokus pada penerapan ajaran, doktrin, dan teori hukum, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan hukum dengan pemikiran yang logis, kritis, sistematis, dan kreatif sehingga menjadi ahli di bidang hukum yang berkualitas.

icon
Tahun Berdiri 1992
icon
Guru Besar xxx
icon
Artikel Ilmiah xxx
icon
Mahasiswa 624
icon
Tendik xxx
icon
Alumni 1.522
icon
Sitasi xxx
Prof. Dr. Saidin, S.H., M.Hum

Assalamu’alaikum wr. wb. Salam sejahtera untuk kita semua. Selamat datang dan bergabung di Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara. Program Studi Magister Ilmu Hukum berdiri sejak tahun 1992. Memiliki beberapa konsentrasi yang meliputi hukum pidana, hukum perdata, hukum bisnis, hukum ketatanegaraan, hukum administrasi negara, dan hukum islam. Adapun kelas yang ditawarkan terdiri dari kelas reguler, kelas paralel, dan kelas khusus hukum ekonomi. Program Studi Magister Ilmu Hukum USU dirancang untuk menyiapkan mahasiswa menjadi praktisi hukum profesional yang siap dan mampu menghadapi tantangan global, serta berkomitmen untuk menjadi prodi yang terkemuka dan menghasilkan lulusan berkualitas, bermoral, profesional, dan memiliki keunggulan kompetitif. Alhamdulillah, semenjak tanggal 15 November 2022 akreditasi Magister Ilmu Hukum sudah terakreditasi Unggul.

Dengan senang hati, saya ucapkan selamat datang di Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

Prof. Dr. Saidin, S.H., M.Hum
Ketua Program Studi S2 Ilmu Hukum
Program Studi S2 Ilmu Hukum Terakreditasi Unggul No. 72/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/M/I/2023
Lab Fasilkom-TI

Kurikulum Magister Ilmu Hukum

Kamu akan mempelajari hal-hal seperti:

  • Tindak Pidana Korporasi
  • Tindak Pidana Korupsi
  • Kepailitan
  • Tindak Pidana Pencucian Uang
  • Perlindungan Anak
Kurikulum
ornament

Profil Lulusan

Berikut adalah daftar profil lulusan yang terdapat pada Magister Ilmu Hukum

Di bidang hukum pidana, pengacara bertanggung jawab untuk membela individu yang dituduh melakukan kejahatan. Mereka memainkan peran penting dalam sistem peradilan pidana, bekerja untuk memastikan bahwa klien mereka memiliki representasi hukum yang kompeten, memahami hak-hak mereka, dan menerima perlakuan yang adil di pengadilan. Pengacara pidana juga dapat terlibat dalam penyelesaian kesepakatan, penyelidikan, dan upaya penangguhan hukuman.

Di sektor hukum sipil, pengacara bekerja dalam berbagai konteks hukum yang melibatkan sengketa antara individu, perusahaan, atau lembaga pemerintah. Mereka dapat menangani kasus-kasus seperti gugatan perdata, hak properti, kontrak, atau sengketa bisnis. Kemampuan untuk melakukan riset hukum, menyusun argumen, dan bernegosiasi menjadi keterampilan kunci dalam memastikan kepentingan klien terlindungi dan mencapai penyelesaian yang adil.

Pada ranah hukum perusahaan, pengacara berperan sebagai penasihat hukum bagi perusahaan dan entitas bisnis. Mereka dapat terlibat dalam perjanjian kontrak, hukum ketenagakerjaan, hukum pajak, dan ketaatan terhadap regulasi perusahaan. Pengacara perusahaan juga dapat memberikan saran hukum strategis untuk membantu perusahaan menghindari konflik hukum dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan pemerintah.

Di bidang hukum pidana, jaksa berperan sebagai penegakan hukum. Mereka bekerja sama dengan penyidik untuk mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, dan merumuskan kasus pidana. Jaksa pidana memainkan peran sentral dalam sidang pengadilan, mempresentasikan kasus, dan mengejar keadilan di hadapan juri atau hakim. Mereka dapat terlibat dalam penuntutan kasus-kasus mulai dari kejahatan kecil hingga kejahatan berat, termasuk pembunuhan, pencurian, atau narkotika.

Jaksa perdata, di sisi lain, terlibat dalam menangani sengketa hukum antara pihak-pihak swasta atau lembaga-lembaga bisnis. Mereka dapat memimpin proses peradilan untuk penyelesaian gugatan perdata, melibatkan diri dalam negosiasi untuk mencapai penyelesaian damai, atau memberikan nasihat hukum kepada lembaga pemerintah atau klien swasta. Kemampuan untuk menganalisis fakta, merumuskan argumen hukum, dan berkomunikasi dengan jelas menjadi keterampilan kunci dalam peran ini.

Dalam konteks hukum tata usaha negara, jaksa memainkan peran penting dalam memastikan bahwa keputusan pemerintah sesuai dengan hukum dan kebijakan. Mereka dapat terlibat dalam menyusun opini hukum, memberikan nasihat hukum kepada entitas pemerintah, atau menangani sengketa administratif. Jaksa tata usaha negara juga dapat menjadi advokat pemerintah dalam sidang pengadilan untuk membela keputusan atau kebijakan pemerintah.

Hakim dapat bekerja di berbagai tingkat pengadilan, termasuk pengadilan tinggi, pengadilan tinggi, pengadilan negeri, atau pengadilan agung, dengan beberapa hakim bahkan menjabat di tingkat konstitusi.

Dalam ruang sidang, hakim memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan argumen dari kedua belah pihak, mengevaluasi bukti, dan mengambil keputusan yang adil dan berdasarkan hukum. Mereka memainkan peran kunci dalam memahami kasus-kasus kompleks, menafsirkan undang-undang, dan memberikan arahan hukum kepada juri. Keputusan hakim mempengaruhi arah hukum, menciptakan preseden, dan mencerminkan interpretasi hukum yang cermat.

Hakim juga dapat terlibat dalam proses mediasi dan negosiasi, mencoba untuk memfasilitasi penyelesaian damai antara pihak yang bersengketa sebelum masuk ke persidangan formal. Pemahaman mendalam tentang hukum dan kebijakan hukum membantu hakim dalam menilai keabsahan perjanjian penyelesaian dan menilai apakah penyelesaian tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan hukum yang berlaku.

Peran konsultan hukum melibatkan memberikan nasihat hukum kepada klien, mengevaluasi risiko hukum, dan memastikan bahwa tindakan atau kebijakan perusahaan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Di firma hukum swasta, konsultan hukum dapat bekerja dalam berbagai bidang hukum, seperti hukum perdata, hukum pidana, hukum bisnis, atau hukum lingkungan. Mereka dapat terlibat dalam menyusun kontrak, memberikan pendapat hukum, atau memimpin tim litigasi untuk mewakili klien mereka di pengadilan. Keahlian di berbagai aspek hukum membuat konsultan hukum menjadi sumber pengetahuan yang sangat berharga bagi klien mereka.

Konsultan hukum juga dapat memilih untuk bekerja di dalam perusahaan sebagai bagian dari tim hukum internal. Dalam peran ini, mereka bekerja sama dengan berbagai departemen perusahaan untuk memastikan bahwa kebijakan dan tindakan perusahaan selaras dengan regulasi dan undang-undang yang berlaku. Mereka dapat memberikan nasihat hukum terkait dengan kontrak bisnis, litigasi, kekayaan intelektual, atau kepatuhan hukum umum.

Diplomat dapat bekerja di kedutaan besar, konsulat, atau misi permanen di organisasi internasional seperti PBB, WTO, atau Uni Eropa.

Peran diplomat mencakup sejumlah tugas yang beragam, mulai dari negosiasi perdamaian dan perdagangan hingga penanganan isu-isu hak asasi manusia dan lingkungan. Mereka bertindak sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah mereka dan pemerintah negara yang mereka teruskan, memfasilitasi dialog antarnegara dan mempromosikan pemahaman saling. Diplomat juga memainkan peran penting dalam menyusun kebijakan luar negeri, memberikan saran kepada pejabat pemerintah tentang strategi diplomatik, dan menganalisis dampak kebijakan luar negeri terhadap kepentingan nasional.

Dalam konteks hukum, diplomat juga berurusan dengan perundingan perjanjian internasional, membantu dalam penyusunan teks perjanjian dan memastikan bahwa ketentuan-ketentuan hukum terpenuhi. Keahlian dalam hukum internasional menjadi keterampilan yang sangat berharga dalam peran ini, terutama dalam menangani sengketa perbatasan, perlindungan warga negara, atau perundingan perdagangan internasional.

Notaris memiliki peran dalam menyediakan layanan notarial yang mencakup pembuatan akta-akta, kontrak, dan dokumen-dokumen hukum lainnya yang membutuhkan legalisasi resmi. Mereka dapat bekerja di kantor notaris, firma hukum, atau bahkan mendirikan praktik notarial mereka sendiri.

Sebagai perwakilan hukum yang berwenang, notaris memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa dokumen-dokumen hukum yang mereka keluarkan bersifat sah dan mengikat. Mereka terlibat dalam menyusun perjanjian-perjanjian seperti akta jual beli, perjanjian sewa-menyewa, atau wasiat. Kemampuan notaris untuk memahami peraturan hukum, mengidentifikasi risiko, dan menyesuaikan dokumen hukum dengan kebutuhan klien menjadi keterampilan utama dalam menjalankan tugas ini.

Selain itu, notaris juga berperan dalam melakukan otentikasi tanda tangan, mengesahkan dokumen-dokumen, dan memberikan sertifikasi hukum pada berbagai transaksi. Mereka memainkan peran penting dalam melindungi kepentingan pihak yang terlibat dalam suatu perjanjian, serta memastikan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku. Keberadaan notaris memberikan jaminan keabsahan dan keamanan hukum pada berbagai transaksi bisnis dan perdata.

Peran Staf Legal melibatkan berbagai tugas, mulai dari memberikan nasihat hukum, menyusun dokumen hukum, hingga menangani perselisihan dan proses litigasi.

Di dalam kantor hukum swasta, Staf Legal dapat berpartisipasi dalam penyelidikan hukum, menyusun opini hukum, dan memberikan nasihat hukum kepada klien. Mereka dapat terlibat dalam berbagai bidang hukum, seperti hukum perusahaan, hukum properti, hukum pajak, atau hukum pekerjaan. Keahlian dalam penelitian hukum, analisis kasus, dan pemahaman mendalam tentang undang-undang menjadi aspek penting dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Di sektor perusahaan, Staf Legal berperan memastikan bahwa kebijakan dan tindakan perusahaan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mereka dapat terlibat dalam menyusun kontrak, merancang kebijakan internal, dan memberikan nasihat hukum terkait dengan operasional bisnis. Selain itu, Staf Legal juga dapat memainkan peran penting dalam manajemen risiko, membantu perusahaan mengidentifikasi potensi masalah hukum, dan mengembangkan strategi untuk mengatasi tantangan hukum.

Peran utama Staf HRD melibatkan merancang program pengembangan karyawan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi tim. Dengan latar belakang hukum, Staf HRD memiliki pemahaman yang mendalam tentang regulasi ketenagakerjaan, kebijakan perusahaan, dan hukum terkait sumber daya manusia. Mereka dapat membantu memastikan bahwa kebijakan dan praktik perusahaan sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan yang berlaku, serta memberikan panduan kepada karyawan dan manajemen terkait dengan aspek hukum dalam lingkup sumber daya manusia.

Selain itu, Staf HRD juga terlibat dalam menyusun program pelatihan yang mencakup pengembangan keterampilan teknis, kepemimpinan, dan pengembangan karier. Pemahaman mereka tentang hukum ketenagakerjaan memastikan bahwa program tersebut mematuhi regulasi dan kebijakan perusahaan, sambil mendukung pertumbuhan dan perkembangan karyawan. Staf HRD dapat bekerja sama dengan manajemen untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, merancang program yang sesuai, dan mengevaluasi dampaknya terhadap produktivitas dan retensi karyawan.

Tugas Staf Kementerian mencakup berbagai bidang, mulai dari penelitian dan analisis hukum, penyusunan kebijakan, hingga koordinasi pelaksanaan program pemerintah. Dengan latar belakang hukum, mereka membawa pemahaman mendalam tentang regulasi dan undang-undang yang membentuk landasan hukum bagi kebijakan dan program pemerintah. Staf Kementerian juga dapat terlibat dalam mempersiapkan dokumen-dokumen hukum, menyusun rancangan undang-undang, dan memberikan nasihat hukum kepada pejabat kementerian.

Keahlian hukum mereka sangat dibutuhkan dalam proses penyusunan kebijakan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan undang-undang yang berlaku. Dalam hal ini, Staf Kementerian dapat berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga legislatif, masyarakat sipil, dan sektor swasta, untuk memastikan kebijakan yang dirancang mencapai tujuan pemerintah sambil mematuhi prinsip-prinsip hukum.

Staf Kementerian juga dapat terlibat dalam proses perencanaan pembangunan dan penganggaran, bekerja untuk menyusun kebijakan ekonomi dan fiskal yang berkelanjutan. Mereka dapat membantu dalam merancang regulasi bisnis, kebijakan investasi, dan berbagai instrumen kebijakan lainnya yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional.

Sebagai pendidik, Dosen memiliki peran dalam menyampaikan pengetahuan, membimbing mahasiswa, dan membentuk pemikiran kritis dalam konteks hukum. Dosen Jurusan Sarjana Hukum terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari memberikan kuliah, menyusun kurikulum, hingga melakukan penelitian dan publikasi ilmiah.

Dalam memberikan kuliah, Dosen tidak hanya menyampaikan informasi tentang teori hukum, tetapi juga berperan dalam mengembangkan keterampilan analisis, pemecahan masalah, dan penalaran hukum mahasiswa. Mereka dapat terlibat dalam pengajaran berbagai mata kuliah, mulai dari hukum perdata, pidana, administratif, hingga hukum internasional, memberikan mahasiswa pemahaman yang komprehensif tentang berbagai aspek hukum.

Selain pengajaran, Dosen juga berkontribusi dalam menyusun dan mengembangkan kurikulum yang relevan dengan perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat. Mereka dapat terlibat dalam menyesuaikan materi pembelajaran dengan tren hukum terkini, memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan tuntutan dunia profesional. Pemahaman mendalam tentang perubahan dalam praktik hukum dan perkembangan hukum yang dinamis menjadi keterampilan penting dalam menetapkan kurikulum yang relevan.

Sebagai administrator pengadilan, Panitera bertanggung jawab untuk menyusun dan memelihara catatan pengadilan, baik berupa salinan putusan, dokumen persidangan, maupun catatan lainnya. Kemampuan organisasi dan ketelitian menjadi keterampilan esensial dalam menjalankan tugas ini, mengingat pentingnya dokumentasi yang akurat dalam pengadilan. Panitera juga terlibat dalam memfasilitasi persidangan, mengelola jadwal sidang, dan berkomunikasi dengan berbagai pihak yang terlibat, termasuk pengacara, jaksa, dan pihak-pihak yang bersengketa.

Selain itu, Panitera memiliki peran penting dalam mendukung hakim. Mereka membantu mempersiapkan materi sidang, merinci argumen-argumen hukum, dan memastikan bahwa semua dokumen yang diperlukan untuk persidangan telah disiapkan. Panitera juga dapat memberikan nasihat teknis kepada hakim terkait dengan tata cara peradilan, hukum acara perdata atau pidana, dan masalah hukum lainnya yang mungkin muncul dalam proses peradilan.

Prospek karier Panitera juga melibatkan pengelolaan aspek keuangan dan administratif pengadilan. Mereka dapat berperan dalam memantau anggaran pengadilan, mengelola biaya operasional, dan memastikan bahwa semua proses administratif mematuhi regulasi dan kebijakan yang berlaku. Keahlian dalam manajemen sumber daya dan pemahaman tentang hukum administrasi menjadi keterampilan yang sangat dicari dalam konteks ini.

Aktivis hukum dapat memilih untuk bekerja dalam berbagai bidang, termasuk hak-hak sipil, hak lingkungan, hak perempuan, atau hak migran. Mereka terlibat dalam penyusunan kampanye advokasi, merancang strategi untuk mengatasi isu-isu spesifik, dan memobilisasi dukungan masyarakat. Keterampilan komunikasi, penelitian, dan strategi politik menjadi kunci dalam memperjuangkan perubahan sosial melalui jalur hukum.

Sebagai pejuang hak asasi manusia, aktivis hukum sering terlibat dalam menyelidiki dan mendokumentasikan pelanggaran hak asasi manusia. Mereka dapat bekerja sama dengan lembaga-lembaga internasional, organisasi nirlaba, atau lembaga pemerintah untuk menyuarakan keadilan dan memastikan bahwa pelaku pelanggaran hak asasi manusia diadili. Keahlian hukum menjadi aset berharga dalam memahami dan mengatasi kompleksitas kerangka hukum internasional dan nasional yang terkait dengan hak asasi manusia.

Aktivis hukum yang fokus pada hak lingkungan berperan dalam memerangi kerusakan lingkungan, melawan deforestasi, dan memastikan perlindungan sumber daya alam. Mereka dapat terlibat dalam memajukan kebijakan lingkungan, menuntut perusahaan yang merusak lingkungan, atau menyuarakan hak komunitas yang terdampak dampak negatif lingkungan. Pemahaman hukum tentang regulasi lingkungan, hukum energi, dan perizinan menjadi keterampilan yang sangat dicari dalam memperjuangkan keberlanjutan lingkungan.

Hubungi Kami

Magister Ilmu Hukum Universitas Sumatera Utara

Fakultas Hukum

Universitas Sumatera Utara

ornament

Testimoni Alumni

Materi kuliah yang diajarkan memiliki kesesuaian yang baik dengan tuntutan dunia kerja ataupun industri, seperti mata kuliah Hukum Ekonomi dan Kejahatan Pencucian Uang

Sudarma Setiawan, S.I.P., M.H.

Sudarma Setiawan, S.I.P., M.H.

2019 - Ir

Pengalaman berharga semasa kuliah ialah di saat berkumpul dan bertukar pikiran dengan teman-teman yang berbeda latar belakang. Diskursus multitopik tentang dunia hukum bersama teman-teman dan tenaga pengajar MIH menambah pengembangan kerangka pemikiran dan membuka cakrawala pengetahuan sehingga sangat bermanfaat bagi tugas-tugas saya sebagai aparat penegak hukum.

Fajar Rudi Manurung, S.H., M.H.

Fajar Rudi Manurung, S.H., M.H.

2017 - Kepala

Orientasi capaian pembelajaran telah berkembang dengan baik dan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan industri. Seperti contohnya, mata kuliah pembaharuan hukum pidana yang sudah diarahkan dengan topik-topik pembahasan terkini, seperti pembahasan RUU KUHP yang sekarang telah menjadi KUHP Nasional tahun 2023.

Dr. Budi Bahreisy, S.H., M.H.

Dr. Budi Bahreisy, S.H., M.H.

2015 - Dosen