HUMAS FH-USU: Rabu (01/10/2025), Program Studi Magister Ilmu Hukum (Prodi MIH), Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU) sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu (Guest Lecturer) dengan topik yang sangat relevan, "Hukum Internasional dan Relevansinya Saat Ini," acara berlangsung di Ruang Kuliah A1 Gedung H. Anif dan dihadiri oleh para Dosen serta Mahasiswa Magister Ilmu Hukum USU.
Kuliah Tamu ini menghadirkan narasumber Assoc. Prof. Akmal Handi Ansari Nasution, S.H., LL.M. (Jindal Global Law School – India) seorang praktisi dan akademisi yang kompeten dibidang Hukum Internasional. Dalam paparannya, beliau mengupas secara mendalam tentang dinamika hukum internasional, tantangan penerapannya di tengah isu-isu global kontemporer, serta peran negara-negara berkembang dalam pembentukan norma hukum global. Dalam konteks topik Hukum Internasional dan Relevansinya Saat Ini, penting untuk mengenal salah satu mazhab pemikiran kritis yang disebut Third World Approaches to International Law (TWAIL). Pembahasan mengenai relevansi HI di era modern harus melibatkan perspektif kritis seperti TWAIL untuk mendapatkan pandangan yang utuh.
Acara ini secara resmi dibuka dan dihadiri oleh Wakil Dekan I Fakultas Hukum USU, Dr. Agusmidah, S.H., M.Hum., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap hukum internasional. Turut hadir pula Sekretaris Program Studi Magister Ilmu Hukum USU, Dr. Mahmud Mulyadi, S.H., M.Hum., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai upaya peningkatan kualitas akademik prodi.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan interaktif dengan dipandu oleh moderator, Dr. Rosmalinda, S.H., LL.M., yang merupakan dosen di Fakultas Hukum USU. Diskusi yang hangat dan menarik terjadi, khususnya saat membahas keterkaitan antara Hukum Internasional formal dan realitas politik global. Kegiatan Kuliah Tamu ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru dan memperkaya wawasan mahasiswa Magister Ilmu Hukum USU mengenai isu-isu paling mutakhir dalam ranah hukum internasional, sekaligus mendorong penelitian lebih lanjut di bidang ini.