home icon
search icon
menu icon

> Berita > Webinar FGD: Penyempurnaan Kurikulum Prodi MKn guna melahirkan lulusan Prodi MKn yang Profesional sesuai dengan Perkembangan Kebutuhan Layanan Jasa Notaris / PPAT

Webinar FGD: Penyempurnaan Kurikulum Prodi MKn guna melahirkan lulusan Prodi MKn yang Profesional sesuai dengan Perkembangan Kebutuhan Layanan Jasa Notaris / PPAT

Dipublikasi Pada

16 Desember 2021

Dipublikasi Oleh

Muhammad Fauzi Ar Rahman Sinulingga SE

Webinar FGD: Penyempurnaan Kurikulum Prodi MKn guna melahirkan lulusan Prodi MKn yang Profesional sesuai dengan Perkembangan Kebutuhan Layanan Jasa Notaris / PPAT
Thumbnail Webinar FGD: Penyempurnaan Kurikulum Prodi MKn guna melahirkan lulusan Prodi MKn yang Profesional sesuai dengan Perkembangan Kebutuhan Layanan Jasa Notaris / PPAT
Senin, 16 Desember 2021, Program Studi Magister Kenotariatan Mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD): "Penyempurnaan kurikulum Prodi MKn yang Profesional sesuai dengan perkembangan kebutuhan layanan jasa notaris/PPAT". Dalam sambutannya Dekan Fakultas hukum USU mengatakan: perubahan kurikulum tentu harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan karna tanpa ada nya masukan masukan dari pemangku kepentingan, adanya penilaian evaluasi dan saran dari pemangku kepentingan Kurikulum tidak akan bisa di sesuaikan dengan keinginan dengan harapan dari pemangku kepentingan atau stakeholder.

HUMAS-FHUSU: Senin, 16 Desember 2021, Program Studi Magister Kenotariatan Mengadakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD): "Penyempurnaan kurikulum Prodi MKn yang Profesional sesuai dengan perkembangan kebutuhan layanan jasa notaris/PPAT". Dalam sambutannya Dekan Fakultas hukum USU mengatakan: perubahan kurikulum tentu harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan karna tanpa ada nya masukan masukan dari pemangku kepentingan, adanya penilaian evaluasi dan saran dari pemangku kepentingan Kurikulum tidak akan bisa di sesuaikan dengan keinginan dengan harapan dari pemangku kepentingan atau stakeholder.

Ada karakteriktik khusus dari magister kenotariatan karena disamping Pendidikan ini adalah Pendidikan tingkat magister dengan kompetensi pada level ke 7 dan ke 8 tetapi juga program studi ini asal muasalnya adalah program pendidikan spesialis, sehingga dengan demikian ada tuntutan keseimbangan baik antara faktor keterampilan sebagai seorang profesional dengan faktor keilmuan sebagai seorang magister oleh karna itulah kita perlu menetapkan, merumuskan capaian pembelajaran lulusan yang baik, kita harus memikirkan profil lulusan apa yg kita inginkan. Penyempurnaan Kurikulukum tentu bukan sekedar Menyusun mata kuliah, tapi penyempurnaan kurikulum adalah kegiatan yang sangat komprehensif dari mulai penetapan profil lulusan sampai ke metode evaluasi capaian pembelajaran yang sudah di rumuskan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Magister Kenotariatan FH USU Prof. Dr. Hasim Purba, S.H., M.Hum mengatakan, perubahan kurikulum ini perlu karena adanya perubahan paradigma serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kita harus menyesuaikan metode pembelajaran yang berdasarkan iptek, kita bisa beradaptasi dengan konsep e-notary. Selain itu, menurutnya, meskipun Magister Kenotariatan tidak menekankan adanya program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, tetapi perlu adaptasi terhadap gagasan itu. Hal ini agar lulusan Magister Kenotariatan dapat menyesuaikan kebutuhan masyarakat global saat ini. Bagaimana pendidikan kenotariatan ini tidak hanya pure teori, tidak hanya pembobotan di akademi, tapi bagaimana keterampilan profesionalnya.

Kegiatan Focus Group Discussion ini dilakasanakan secara Daring yang menghadirkan Narasumber: 1. Prof.Dr.Hasim Purba, SH.,M.Hum (Ketua Prodi MKn FH USU), 2. Dr. Yuli Indrawati, SH.,L.LM (Ketua Prodi MKn FH UI/Ketua BKS MKn FH Se-Indonesia), 3. Dr. Elawijaya Alsa, SH.,SpN.,MKn(Ketua IPPAT Sumut). 4. H.Ikhsan Lubis, SH.,SpN.,MKn(Ketua Pengwil Sumut I.N.I). Moderator: Prof.Dr.Rosnidar Sembiring, SH.M.Hum.

Berita