HUMAS FH-USU: Rabu (29/05/2024), “Indonesia Youth Diplomacy (IYD) Local Chapter Sumatera Utara dan International Law Student Association (ILSA) Fakultas Hukum USU menyelenggarakan talk show dengan tema “Understanding The Role of Consulates and Diplomacy In The Era of Globalization and Career Opportunities”, bertempat di ruang International Smart Classroom Fakultas Hukum USU dan dihadiri lebih dari 60 peserta.”
Acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Hukum USU, Dr. Mahmul Siregar, S. H., M. Hum., Consul United States of America for Sumatra, Bapak Bernard C. Uadan, Consul General of Malaysia, Bapak Shahril Nizam Abdul Malek, dan Dosen Fakultas Hukum USU, Dr. Jelly Leviza, S. H., M.Hum.
Dekan Fakultas Hukum dalam sambutannya sekaligus membuka acara mengatakan bahwa acara ini bukan hanya dapat dihadiri oleh mahasiswa jurusan hukum saja, tetapi semua mahasiswa yang memiliki ketertarikan dalam bidang diplomasi tentunya dapat berhadir dalam acara ini.
Talk show ini diadakan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana konsulat berperan di Indonesia khususnya Sumatera Utara. Acara ini juga memaparkan informasi mengenai bagaimana diplomasi berperan dalam era globalisasi. Beberapa topik yang dibahas dalam talk show ini mencakup bagaimana konsulat bekerja, tips menjadi seorang diplomat dan peran diplomasi dalam perdamaian dunia. “When diplomacy ends, war begins” kutip salah satu pembicara, Dr. Jelly Leviza, S. H., M. Hum., kalimat ini cukupterkenal dalam dunia diplomasi dan memiliki makna bahwa diplomasi berperan sangat penting dalam kesejahteraan global.
Setiap pembicara juga berbagi pengalaman pribadi mereka mulai dari pengalaman pribadi menjadi seorang diplomat hingga tantangan tantangan yang dihadapi. Salah satu pembicara, yaitu Konsulat Amerika Serikat, Bapak Bernard C. Uadan mengatakan bahwa ia tidak hanya belajar bahasa dari suatu negara, tetapi ia juga mempelajari bagaimana budaya dari negara tersebut. Konsulat Jenderal Malaysia, Bapak Shahril Nizam Abdul Malek mengatakan bahwa konsul bekerja dengan cara berbicara, mereka berbicara tentang banyak hal mencakup ekonomi,sosial, serta pertahanan dan keamanan.
Sesi talk show ini juga bersifat dua arah, dimana mahasiswa diperkenankan untuk bertanya kepada para pembicara. Pada sesi akhir acara, mahasiswa yang bertanya akan mendapatkan sebuah hadiah.