home icon
search icon
menu icon

> Berita > Kegiatan Diskusi Terfokus Dalam Rangka Penyusunan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Kegiatan Diskusi Terfokus Dalam Rangka Penyusunan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

Dipublikasi Pada

11 Juni 2021

Dipublikasi Oleh

Muhammad Fauzi Ar Rahman Sinulingga SE

Kegiatan Diskusi Terfokus Dalam Rangka Penyusunan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
Thumbnail Kegiatan Diskusi Terfokus Dalam Rangka Penyusunan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
Jum’at (11/06/2021), Jajaran Pimpinan Dekanat Fakultas Hukum USU menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan secara daring dengan tema Diskusi Terfokus Dalam Rangka Penyusunan Kurikulum outcome-Based Education (OBE) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan diskusi kelompok terfokus ini diikuti oleh beberapa unsur peserta yang terdiri dari unsur user (pengguna lulusan) yang meliputi dari unsur Kejaksaan, PERADI, PTPN III, KPPU, Otoritas Jasa Keuangan dan Industri atau dunia usaha, serta peserta dari unsur Alumni dan unsur Mahasiswa.

HUMAS FH-USU: Jum’at (11/06/2021), Jajaran Pimpinan Dekanat Fakultas Hukum USU menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan secara daring  dengan tema Diskusi Terfokus Dalam Rangka Penyusunan Kurikulum outcome-Based Education (OBE) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan diskusi kelompok terfokus ini diikuti oleh beberapa unsur peserta yang terdiri dari unsur user (pengguna lulusan) yang meliputi dari unsur Kejaksaan, PERADI, PTPN III, KPPU, Otoritas Jasa Keuangan dan Industri atau dunia usaha, serta peserta dari unsur Alumni dan unsur Mahasiswa. Dalam pembukaan acara, Dekan Fakultas Hukum USU, Dr. Mahmul Siregar, SH.,M.Hum melalui kata sambutanya menyampaikan bahwa dekonstruksi atau penataan ulang secara menyeluruh kurikulum Fakultas Hukum ini dilakukan adalah merupakan tuntutan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dimandatkan oleh pemerintah kepada setiap universitas,Adapun khususnya Fakultas Hukum USU pada semester depan akan menerapkan MBKM, intinya adalah bagaimana peserta didik dapat kesempatan untuk belajar diluar perkuliahan di kampus untuk bisa mendapatkan pengalaman belajar dan ilmu pengetahuan diluar kampusnya, selanjutnya bagaimana peserta didik tidak saja mengetahui ilmu yang dipelajarinya tetapi bisa juga melakukan apa yang telah dipelajarinya, maka untuk melakukan dekonstruksi ini kami tidak bisa lagi duduk sendiri tetapi kami harus duduk bersama urung rembuk dengan seluruh pemangku kepentingan, sasarannya adalah kita bisa mendapatkan suatu konstruksi kurikulum yang tidak saja secara akademik bobotnya bagus tetapi juga bisa mengakomodir kepentingan user (pengguna) dan bisa mengakomodir perkembangan dunia praktek. Dalam sambutannya Dekan FH USU mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pemangku kepentingan dengan harapan apa yang dilakukan dapat bermanfaat bagi peserta didik, bermanfaat bagi bangsa dan menjadi amal kebaikan.

Wakil Dekan I FH USU, Dr. Agusmidah, SH.,M.Hum. dalam sesi pemaparan menyampaikan hasil survey yang dilakukan terhadap unsur pengguna, alumni, dan mahasiswa. Dalam pemaparannya Wakil Dekan I menyampaikan hasil survey yang memperlihatkan bagaimana kondisi dari jawaban-jawaban dari para pengguna, alumni, dan mahasiswa, hasil ini akan sangat bermakna sebagai masukan yang bisa disampaikan pada FGD ini, hasil survey dan FGD yang kita lakukan ini akan sangat bermakna untuk menyusun draf yang nantinya draf tersebut akan dipelajari dan dibahas bersama Unit Pengembangan Pendidikan (UPP) USU yang selanjutnya akan dievaluasi kemudian akan difinalisasi sehingga menjadi draf kurikulum.

Usai pemaparan oleh Wakil Dekan I acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh M. Hadyan Yunhas Purba, SH.,MH yang bertindak selaku mederator.(Laks/Sad)

Berita