home icon
search icon
menu icon

> Berita > Guest Lecture, Assc. Prof. Sayaka Takano – Faculty of Policy Studies, Chuo University, Japan : Towards an Anthropology of “Making of Law”

Guest Lecture, Assc. Prof. Sayaka Takano – Faculty of Policy Studies, Chuo University, Japan : Towards an Anthropology of “Making of Law”

Dipublikasi Pada

07 Februari 2024

Dipublikasi Oleh

Muhammad Fauzi Ar Rahman Sinulingga SE

Guest Lecture, Assc. Prof. Sayaka Takano – Faculty of Policy Studies, Chuo University, Japan :  Towards an Anthropology of “Making of Law”
Thumbnail Guest Lecture, Assc. Prof. Sayaka Takano – Faculty of Policy Studies, Chuo University, Japan : Towards an Anthropology of “Making of Law”
Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU) menyelenggarakan kuliah tamu yang disampaikan oleh Dosen Faculty of Policy Studies, Chuo University, Japan, Associate Professor Sayaka Takano, dengan judul “Towards an Anthropology of “Making of Law” (Menuju Antropologi “Pembuatan Hukum”)”.

 

HUMAS FH-USU: Rabu (07/02/2024), Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU) menyelenggarakan kuliah tamu yang disampaikan oleh Dosen Faculty of Policy Studies, Chuo University, Japan, Associate Professor Sayaka Takano, dengan judul “Towards an Anthropology of “Making of Law” (Menuju Antropologi “Pembuatan Hukum”)”. Kuliah tamu yang berlangsung di ruang Dewan Pertimbangan Fakultas (DPF) FH USU  ini diberikan kepada para Mahasiswa Prodi S1 FH USU, dengan dipandu oleh Siti Nurahmi Nasution, SH.,M.H yang bertindak selaku host. 

 

(Associate) Profesor Sayaka Takano mendapat program master dan doktor dari Sekolah Pascasarjana Seni dan Sains Universitas Tokyo, dengan bidang peminatan Antropologi Hukum, Pluralisme Hukum, Antropologi Budaya dan Cerita Rakyat. Banyak artikel yang diterbitkan oleh Sayaka Takano di berbagai jurnal, buku dan juga chapter buku. Sayaka Takano juga pernah mendapatkan penghargaan The 17th Academic Society Encouragement Award (Kategori Buku) pada tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Japan Law and Sociology Association. (Associate) Profesor Sayaka Takano banyak menulis tentang perkembangan hukum di Indonesia, salah satu artikelnya yang paling populer adalah Konsep Adat dan Revivalisme Adat di Indonesia Pasca-Suharto.

 

Siti Nurahmi Nasution, SH.,M.H yang bertindak sebagai moderator dalam sesi pengantar membuka  kuliah umum menjelaskan  “Indonesia mempunyai sistem hukum yang unik dan tidak hanya menganut satu sistem hukum saja. Ada hukum adat, hukum perdata, hukum Islam dalam perkembangan hukum nasional. Jika membahas perdagangan bebas di bidang jasa yang tentunya melibatkan masyarakat Indonesia sebagai pelakunya, terdapat berbagai perjanjian dan kesepakatan internasional sebagai undang-undangnya. Bagaimana seharusnya pemerintah Indonesia mengakomodasi hal ini dalam sistem hukum nasional?” sebut host. 

 

(Associate) Profesor Sayaka Takano dalam pemaparan materi kuliahnya menjelaskan tentang signifikansi kontemporer dari penyelidikan antropologi hukum, yang meliputi Legal anthropological approach to customary law and its unintended consequence, Recent ethnographies that elucidate how law is being made as the outcome of professional practices mediated by physical/technical devices (Latour 2002; Riles 2000;2006), serta Towards an anthropology of “making of law”. Sayaka Takano juga menjelaskan bagaimana Kritik Etnografi Baru dan Dialog Interdisipliner.

 

 

Berita