LEMBAGA PERLINDUNGAN SAKSI DAN KORBAN (LPSK) DAN FAKULTAS HUKUM USU SELENGGARAKAN SEMINAR NASIONAL

(FH-USU): Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bersama dengan Fakultas Hukum USU selenggarakan seminar nasional pada hari Jum’at tanggal 22 Mei 2015 bertempat di ruang Dewan Pertimbangan Fakultas (DPF) Fakultas Hukum USU. Seminar Nasional yang bertema “Bimbingan Teknis Tata Cara Pengajuan Permohonan Perlindungan Saksi dan Korban” ini menghadirkan beberapa nara sumber yang terdiri dari Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Dr.H. Askari Razak, SH.,MH., Praktisi Hukum, Dr. Abdul Hakim Siagian, SH,M.Hum., dan Akademisi, Dr.M. Hamdan, SH,M.Hum serta Dr.Edy Ikhsan, SH,MA sebagai Moderator. Peserta seminar nasional terdiri dari Mahasiswa dan Dosen.

Dekan Fakultas Hukum USU, Prof.Dr. Runtung, SH,M.Hum dalam sambutan sekaligus membuka pelaksaaan seminar nasional menyampaikan bahwa kegiatan seminar nasional ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari kerjasama antara LPSK dengan USU. Sejak bulan Desember 2014 yang lalu LPSK dan Fakultas Hukum USU telah meresmikan Sekretariat Kerjasama LPSK dan FH-USU yang berlokasi di Gedung Judicium Fakultas Hukum USU, Jl. Universitas No.4 – Kampus USU, Medan. Sekretariat Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang mekanisme dan tata cara penerimaan permohonan perlindungan saksi dan korban.